Rabu, 03 Agustus 2011

Cara membuka file help di Windows 7

Sudah lebih dari setahun saya menggunakan OS Windows 7 di notebook, berarti selama itu pula saya tidak membuka e-book berekstensi .hlp di laptop. Baru menyadari ketika mencoba memindahkan dan membuka beberapa e-book dari komputer desktop dengan OS WinXP ke laptop dengan OS Win7. Ternyata semua e-book berekstensi *.hlp tidak bisa dibuka di Windows 7. Setelah Googling, ternyata untuk bisa membuka ‘hlp file’ di windows 7 diperlukan update dari Microsoft KB917607 untuk mengatasinya.
Bagi anda yang Win7-nya belum bisa digunakan untuk buka file *.hlp segera download update KB917607 dengan langah-langkah berikut:
  1. Copy paste link berikut di bowser: http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyID=258aa5ec-e3d9-4228-8844-008e02b32a2c&displaylang=en
  2. Klik Continue untuk melanjutkan download.
  3. Tampilan selanjutnya merupakan halaman validasi keaslian Windows. Klik continue untuk men-download Genuine Checker Tools sebesar 1,45 MB.
  4. Setelah berhasil di download, jalankan file tersebut untuk mendapatkan kode lalu copy paste ke kotak validasi, kemudian klikValidate.
  5. Langkah berikutnya mendownload file update KB917607 dengan pilihan x86 (32 bit) sebesar 688 KB atau x64 (64 bit) sebesar 702 KB.
  6. Langkah akhir Instal update KB917607.
Semua e-book berkestensi *hlp sekarang sudah bisa dibuka. Sukses 

Selasa, 02 Agustus 2011

Tentang Pagerank

Kata Pagerank bagi seorang blooger tidaklah asing. Menurut pengertian yang dikutip dari Wikipedia PageRank adalah sebuah algoritma yang telah dipatenkan yang berfungsi menentukan situs web mana yang lebih penting/populer. PageRank merupakan salah satu fitur utama mesin pencari Google.
menghitung google pagerank
Menghitung google pagerank
Sebuah situs akan semakin populer jika semakin banyak situs lain yang meletakkan link yang mengarah ke situsnya, dengan asumsi isi/content situs tersebut lebih berguna dari isi/content situs lain. PageRank dihitung dengan skala 1-10. Contoh: Sebuah situs yang mempunyai Pagerank 9 akan di urutkan lebih dahulu dalam list pencarian Google daripada situs yang mempunyai Pagerank 8 dan kemudian seterusnya yang lebih kecil.
PageRank ditentukan oleh banyaknya atau berkualitasnya link yang menuju ke halaman tersebut. Jika linknya banyak dan berasal dari page ber-PageRank tinggi, maka kemungkinan PageRank halaman tersebut bisa naik. Disaat para webmaster cemas dengan berapa pagerank mereka di saat ini atau di saat yang akan datang, ada sebuah pertanyaan : Seberapa pentingkah PageRank itu?
Banyak cara digunakan search engine dalam menentukan kualitas/rangking sebuah halaman web, mulai dari penggunaan META Tags, isi dokumen, penekanan pada content dan masih banyak teknik lain atau gabungan teknik yang mungkin digunakan. Link popularity, sebuah teknologi yang dikembangkan untuk memperbaiki kekurangan dari teknologi lain (Meta Keywords, Meta Description) yang bisa dicurangi dengan halaman yang khusus di desain untuk search engine atau biasa disebut doorway pages. Dengan algoritma ‘PageRank’ ini, dalam setiap halaman akan diperhitungkan inbound link (link masuk) dan outbound link (link keuar) dari setiap halaman web.
PageRank, memiliki konsep dasar yang sama dengan link popularity, tetapi tidak hanya memperhitungkan “jumlah” inbound dan outbound link. Pendekatan yang digunakan adalah sebuah halaman akan diangap penting jika halaman lain memiliki link ke halaman tersebut. Sebuah halaman juga akan menjadi semakin penting jika halaman lain yang memiliki rangking (pagerank) tinggi mengacu ke halaman tersebut.
Dengan pendekatan yang digunakan PageRank, proses terjadi secara rekursif dimana sebuah rangking akan ditentukan oleh rangking dari halaman web yang rangkingnya ditentukan oleh rangking halaman web lain yang memiliki link ke halaman tersebut. Proses ini berarti suatu proses yang berulang (rekursif). Di dunia maya, ada jutaan bahkan milyaran halaman web. Oleh karena itu sebuah rangking halaman web ditentukan dari struktur link dari keseluruhan halaman web yang ada di dunia maya. Sebuah proses yang sangat besar dan komplek.
Cara Menentukan (Algoritma Penentuan PageRank)
Dari pendekatan yang sudah dijelaskan pada artikel konsep pagerank, Lawrence Page and Sergey Brin membuat algoritma pagerank seperti di bawah:
Algoritma awal
PR(A) = (1-d) + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )
Salah satu algoritma lain yang dipublikasikan
PR(A) = (1-d) / N + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )
PR(A) adalah Pagerank halaman A
PR(T1) adalah Pagerank halaman T1 yang mengacu ke halaman A
C(T1) adalah jumlah link keluar (outbound link) pada halaman T1
d adalah damping factor yang bisa diberi antara 0 dan 1.
N adalah jumlah keseluruhan halaman web (yang terindeks oleh Google)
Dari algoritma di atas dapat dilihat bahwa pagerank ditentukan untuk setiap halaman anda bukan keseluruhan situs web. Pagerank sebuah halaman ditentukan dari pagerank halaman yang mengacu kepadanya yang juga menjalani proses penentuan pagerank dengan cara yang sama, jadi proses ini akan berulang sampai ditemukan hasil yang tepat.
Akan tetapi pagerank halaman A tidak langsung diberikan kepada halaman yang dituju, akan tetapi sebelumnya dibagi dengan jumlah link yang ada pada halaman T1 (outbound link), dan pagerank itu akan dibagi rata kepada setiap link yang ada pada halaman tersebut. Demikian juga dengan setiap halaman lain “Tn” yang mengacu ke halaman “A”.
Setelah semua pagerank yang didapat dari halaman-halaman lain yang mengacu ke halaman “A” dijumlahkan, nilai itu kemudian dikalikan dengan damping factor yang bernilai antara 0 sampai 1. Hal ini dilakukan agar tidak keseluruhan nilai pagerank halaman T didistribusikan ke halaman A.

Soal Jawab Matematika : x^2 = y^2 + 77

Soal
Tentukan semua bilangan bulat positif x dan y yang memenuhi x2 = y2 + 77
Jawab :
x2 = y2+ 77 dapat ditulis sebagai x2 – y2 = 77
Dan dapat diubah menjadi (x + y)(x – y) = 77
Untuk x dan y bilangan bulat positif hanya ada dua kemungkinan yaitu 1 x 77 atau 7 x 11
Kemungkinan 1
(x + y)(x – y) = 1 x 77
x + y = 1
x – y = 77
2x = 78, sehingga x = 39 dan y = -38 (tidak memenuhi)
Atau
x – y = 1
x + y = 77
2x = 78, sehingga x = 39 dan y = 38
Kemungkinan 2
(x + y)(x – y) = 11 x 7
x + y = 7
x – y = 11
2x = 18, sehingga x = 9 dan y = -2 (tidak memenuhi)
Atau
x – y = 7
x + y = 11
2x = 18, sehingga x = 9 dan y = 2
Sehingga nilai (x, y) yang memenuhi adalah (9,2) dan (39, 38)

SOAL KOMPETISI MATEMATIKA - ALJABAR

Soal Kompetisi Matematika : KOMAT DKI


Definisi Kegiatan Ekstrakulikuler

Definisi atau Pengertian Kegiatan Ekstrakurikuler sebenarnya sangat sederhana. Yakni kegiatan diluar materi pelajaran wajib sekolah. Namun, akankah dalam memahaminya hanya memerlukan definisi sederhana itu, bagi yang akan membuat makalah, skripsi, ataupun tugas-tugas sekolah yang lain, tentu tidak mau, maunya lebih panjang dan lebih banyak kata-kata. Memang aneh dunia pendidikan ini, sudah paham dengan kata-kata sederhana, malah minta yang lebih panjang dan bahkan malah kabur, bahasa jawanya malah mbulet. Tapi tidak apa-apalah, namanya juga usaha untuk membuat hasil tugas lebih tebal. Kalau itu maunya, silahkan simak prawacana berikut, sampai pada definisi Kegiatan Ekstrakulikuler. 
Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan manusia untuk mengembangkan potensi manusia lain atau memindahkan nilai dan norma yang dimilikinya kepada orang lain dan masyarakat. Proses pemindahan nilai dan norma itu dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya adalah pertama, melalui pengajaran; kedua, melalui pelatihan; ketiga, melalui indroktrinasi.[1]
Kalau dilihat pendapat di atas, maka belajar adalah suatu proses memanusiakan manusia, dimana hanya melalui belajar manusia dapat menemukan dirinya dalam relasinya dengan sesama, lingkungan dan penciptanya. Melalui belajar manusia mengaktualisasikan dirinya dengan lingkungannya sedemikian rupa sehingga kualitas hidup dan kehidupannya menjadi makin baik.
Dari pernyataan di atas, menunjukkan bahwa untuk memanusiakan manusia diperlukan adanya pendidikan. Pendidikan pada hakekatnya bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab keluarga dan masyarakat. Mengenai pendidikan di sekolah, maka proses pendidikannya tertuang dalam satuan pendidikan yang lebih dikenal dengan sebutan kurikulum.
Selanjutnya, kegiatan pendidikan yang didasarkan pada penjatahan waktu bagi masing-masing mata pelajaran sebagaimana tercantum dalam kurikulum sekolah lebih kita kenal dengan sebutan kurikuler. Sedangkan kegiatan yang di selenggarakan di luar jam pelajaran tatap muka, dilaksanakan di sekolah atau diluar sekolah agar lebih memperkaya dan memperluas wawaan pengetahuan dan kemampuan yang telah dipelajari dari berbagai mata pelajaran dalam kurikulum. Di sebut Kegiatan Ekstrakurikuler.[2]
Jadi kegiatan ekstrakurikuler. adalah kegiatan yang dilaksanakan diluar jam sekolah yang telah di tentukan berdasarkan kurikulum yang berlaku. Dan kegiatan ini juga di maksudkan untuk lebih mengaitkan pengetahuan yang diperoleh dalam program kurikuler dengan keadaan dan kebutuhan lingkungan. Kegiatan ini di samping di laksanakan di sekolah, dapat juga dilaksanakan diluar sekolah guna memperkaya dan memperluas wawasan pengetahuan atau kemampuan meningkatkan nilai sikap dalam rangka penerapan pengetahuan dan ketrampilan yang telah dipelajari dari berbagai mata pelajaran dan kurikulum sekolah.
[1] Mohammad Daud Ali, Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: PT. PT. Raja Grafindo Persada Grafindo Persada, 2000), hal. 179-180
[2] Suryosubroto,Proses Belajar Mengajar di Sekolah, (Jakarta: Rineka Cipta, 1997), hal. 27
Sumber : Kafe Ilmu

Teknologi Pendidikan

Sering kita mendengar tentang teknologi pendidikan, namun deskripsi serta hubungannya dengan pendidikan seperti apa? 

Teknologi Versus Pendidikan

Teknologi pendidikan bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan seiring dengan laju dan berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi. Terkadang berbicara mengenai teknologi yang terbersit dalam pikiran adalah seperangkat komputer, laptop, mobil mewah dll. Seperti suatu hal yang terpisah, pendidikan dalam lingkup sendiri dengan segala kosakata yang ada didalamnya; sekolah, buku, pelajaran, mata kuliah, guru, murid, Disisi lain adalah teknologi dengan seabrek sinonim; mulai dari mesin fax, scanner, komputer, remote controll, televisi, dll.
Apakah ada hubungan antara keduanya, pendidikan dan teknologi atau teknologi dengan pendidikan?
Dari kosa-kata yang telah tertuang sebelumnya, sebenarnya kita telah bisa mengidentifikasinya menjadi seperangkat unsur kependidikan baru. Mari kita identifikasi masalahnya. Pertama, untuk mengembangkan pendidikan dibutuhkan implementasi seperangkat cara dan alat, Kedua, semakin meningkatnya angka kebutuhan pendidikan semakin membutuhkan pula pengembangan sistem baru untuk mempercepat dalam penyebaran dan perkembangan materi yang dibutuhkan.
Untuk itu, dibutuhkan kajian-kajian khusus, bagaimana cara meningkatkan kinerja proses belajar mengajar? Ya, dari masalah inilah timbul kajian Teknologi Pendidikan.
Dalam arti yang lebih kongkrit, Teknologi Pendidikan adalah kajian dan praktik untuk membantu proses belajar dan meningkatkan kinerja dengan membuat, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber teknologi yang memadai.
Kurang yakin dengan pengertian sendiri dari hasil berfikir sendiri? ya … ini beberapa definisi teknologi pendidikan dari beberapa sumber:
“Teknologi pendidikan ialah gabungan manusia, peralatan, teknik dan peristiwa yang bertujuan untuk memberi kesan baik dalam pendidikan”(Crowell (1971):Encyclopedia of education)
“Teknologi dalam pendidikan ialah penggunaan kemahiran dan teknik moden dalam keperluan latihan, yang menunjang kemudahan belajar dengan memilah yang paling membantu”(Uhwin Derek (1976): Applying Educational Technology)
oke enaugh! no … kita lanjutkan pada fungsi, prinsip, dan masalah yang muncul …

Fungsi Teknologi Pendidikan

  • Mempercepat proses pengajaran dan pembelajaran kerana dapat lebih berfokus pada bagian penting yang akan disampaikan.
  • Hemat dan singkat.
  • Meningkatkan minat belajar siswa. Bahkan bisa menjadi semacam instrument yang menghibur dalam proses belajar.
  • Meminimalisir kesalah-fahaman dalam proses belajar mengajar.
  • Dan masih banyak yang lain yang anda bisa tambah sendiri disini.
  • Pada beberapa bentuk Teknologi Pendidikan, diantaranya dapat secara otomatis mempermudah pelayanan kepada siswa dan guru.
Komputer dan internet masuk sekolah dapat dijadikan sebagai alat peraga pendidikan, seperti lab bahasa, bahan pengajaran pendidikan network, yang sangat baik untuk pengembangan sekolah, meningkatkan mutu pendidikan serta mengikuti perkembangan dunia. Hal itu membantu pembelajaran berbasis ict dan meningkatkan komunikasi antar guru dan muridbaik disekolah dasar, menengah, maupun perguruan tinggi.

Prinsip Pemanfaatan Teknologi Pendidikan

  • Teknologi adalah alat bantu bukan tujuan.
  • Teknologi membantu pengajaran dan bukan untuk hiburan yang melenakan.
  • Pemilihan teknologi yang layak didasarkan pada kesesuaian pada topik dan tingkat pendidikan.
  • dibutuhkan sumberdaya manusia yang berpengalaman disemua bagian teknis teknologi.
  • Organisasi dan manajemen semua kebutuhan terhadap teknologi sehingga mendapatkan dan mencapai hasil yang diinginkan.
  • Lakukan penelitian dan ujian terhadap semua perangkat teknologi yang akan digunakan. Mengambil informasi sebanyak-banyaknya terhadap aplikasi otomatis, hardware, software, pemasangan, perawatan dll. Ada banyak informasi mengenai bentuk-bentuk terbaru dari teknologi pendidikan, seperti situs kompas. dll.
  • Sejauhmana Pemerintah dan Masyarakat memberikan kajian san informasi terhadap teknologi yang akan digunakan, bila ada.
  • Buatlah konsep dan strategi pengajaran terlebih dahulu sebelum membuat keputusan untuk menggunakan model teknologi, ikuti aturan dan pakem yang telah disediakan.
  • Dan masih banyak yang lain … coba Anda cari sendiri, yang jelas sesuaikan dengan kebutuhan tanpa menghabiskan banyak anggaran. Jangan hanya karena ingin disebut sebagai sekolah dengan taraf internasional.

Masalah dalam Teknologi Pendidikan

Dari seluruh bagian dalam teknologi yang telah dipaparkan, tentu saja ada beberapa bagian yang memiliki resiko. Lebih-lebih bila pemanfaatannya tidak mengikuti prinsip dasar penggunaan technologies pendidikan. Misalnya penggunaan multimedian dan internet sebagai media technologies pendidikan, siswa dengan mudah memanfaatkan internet untuk mengumpulkan tugas sekolah, namun bila tanpa diikuti dengan pemahaman dasar bagaimana menggunakan, memasang dan menjelajah di  internet yang baik, siswa malah banyak mendapat efek negatifnya.

Pahami Keduanya dan Tuntaskan Masalahnya

Teknologi pendidikan memang sangat membantu menyokong keberlangsungan pendidikan dan bahkan lebih inovatif. Namun tentu saja, lembaga pendidikan wajib memahami secara mendalam setiap teknologi yang akan diterapkan dalam kegiatan belajar-mengajarnya. Sebagaimana mengajari seseorang bagaimana menggunakan sabit untuk memotong gulma, bukannya memotong gulma eh padinya habis.

SUMBER ; KAFE ILMU