Rabu, 14 Desember 2011

Ciri-Ciri Negara Maju


Negara-negara di Benua Eropa umumnya merupakan negara maju. Selain itu, negara maju juga tersebar di kawasan Amerika Utara, Australia, dan Selandia Baru. Negara di Benua Asia yang dapat dikategorikan sebagai negara maju adalah Jepang, Korea, dan Singapura. Umumnya, negara maju memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut.

1. Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Relatif Tinggi
Karena penduduknya memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi, negara-negara maju mampu mengolah sumber daya alam secara optimal. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi tersebut ditopang oleh tingginya tingkat pendidikan penduduk di negara maju.
Selain pengaruh pada pengolahan dan pengelolaan sumber daya alam, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi juga berdampak pada kemampuan masyarakat di negara maju dalam memasarkan produk-produk industri maupun pertanian negara mereka di pasar internasional. Hal ini memungkinkan pendapatan negara maju terus bertambah.

2. Perekonomian Bertumpu pada Sektor Industri dan Jasa
Kegiatan perekonomian utama tidak hanya mengandalkan sektor primer seperti pertanian, namun juga sektor industri dan jasa yang menjadi sektor andalan pemacu pertumbuhan ekonomi. Sektor industri memiliki kelebihan dalam menyedot jumlah tenaga kerja, sehingga masalah pengangguran dapat diatasi. Sementara, sektor jasa melatih masyarakat untuk terbiasa melakukan pekerjaan wiraswasta yang tidak mengandalkan sektor pertanian saja.
Variasi dalam sektor ekonomi andalan menjadikan pendapatan negara maju memiliki banyak alternatif yang tidak tertumpu pada satu sektor saja. Sehingga, ketika salah satu sektor mengalami kemunduran, maka sektor lainnya akan dapat diandalkan untuk menopang perekonomian. Sebagai contoh, bila sektor industri di negara maju mengalami kemunduran, maka sektor jasa dan pertanian masih kuat untuk menopang perekonomian, begitu pula bila sebaliknya.

3. Angka Pengangguran Relatif Rendah
Industri yang berkembang pesat membuka banyak lapangan kerja sehingga angka pengangguran dapat ditekan serendah mungkin. Selain itu, pengetahuan yang tinggi karena tingkat pendidikan yang tinggi menjadikan masyarakat kreatif dan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri melalui usaha-usaha wiraswasta yang tepat dan efektif.
Rendahnya angka pengangguran berpengaruh pada angka kejahatan di negara maju yang umumnya rendah sehingga usia harapan hidup meningkat dan mempertinggi kualitas kehidupan manusia yang tinggal di negara maju.

4. Pendapatan Per Kapita Berada pada Kisaran yang Tinggi
Variasi produk impor dan banyaknya lapangan pekerjaan menjadikan negara maju memiliki pendapatan per kapita yang tinggi, sehingga penduduknya memiliki tingkat kesejahteraan yang baik. Pendapatan per kapita juga ditopang oleh surplus atau kelebihan ekspor dari impor sehingga negara memiliki banyak uang yang dapat digunakan untuk menyejahterakan rakyatnya.

5. Memiliki Banyak Modal untuk Pelaksanaan Pembangunan
Besarnya volume ekspor menjadikan banyaknya pemasukan bagi negara maju. Karena itu, negara-negara maju memiliki banyak modal untuk melaksanakan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakatnya. Banyaknya modal yang dimiliki oleh negara maju juga memungkinkan negara maju untuk makin memperlebar usaha dan proyek-proyek pengadaan fasilitas-fasilitas penunjang kesejahteraan bagi rakyatnya.
Hanya sedikit penduduk dunia yang tinggal di negara maju. Negara maju hanya meliputi 20% dari seluruh wilayah daratan di bumi. Negara maju umumnya memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang rendah. Selain itu, negara maju umumnya memiliki tingkat kematian dan kelahiran bayi yang rendah, serta tingkat harapan hidup yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan dan nilai gizi yang dikonsumsi penduduk di negara maju telah tinggi.
Penduduk negara maju umumnya tinggal di kawasan urban (kota). Sebagian besar penduduknya bekerja di sektor industri dan jasa. Tingkat pendapatan per kapitanya rata-rata tinggi. Pendapatan per kapita rata-rata negara maju berada di atas kisaran 20.000 dollar Amerika. Bahkan Amerika Serikat memiliki pendapatan per kapita hingga 44.260 dollar AS pada tahun 2005.

Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut.
1. Angka pertumbuhan penduduknya relatif kecil.
2. Perbandingan lapangan kerja dengan pencari kerja seimbang.
3. Produktivitas tenaga kerjanya sudah tinggi.
4. Sebagian besar penduduk bekerja di sektor industri dan jasa.
5. Tingkat kesehatan dan angka harapan hidupnya tinggi.
6. Tingkat pendidikan dan penguasaan teknologinya rata-rata sudah tinggi.
7. Pendapatan nasional dan pendapatan rata-rata penduduknya tinggi.
8. Daya beli masyarakat sudah tinggi.
9. Kualitas tenaga kerjanya rata-rata tinggi.
10. Angka pengangguran dan kriminalitasnya dapat ditekan.
11. Angka beban tanggungannya atau dependency ratio-nya rendah.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, konsentrasi negaranegara maju adalah di Benua Eropa, Amerika Utara, Australia, Selandia Baru dan sebagian di Asia Timur. Di kawasan Asia Barat, ada banyak negara pengekspor minyak yang dikelompokkan secara khusus. Persebaran negara-negara berkembang pada umumnya berada di kawasan Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Tenggara, Afrika, Amerika Selatan, dan beberapa kepulauan di Pasifik.
Persebaran negara maju dan berkembang pada peta juga dapat dibaca melalui persebaran lahan-lahan tertentu pada peta. Misalnya, karena sektor perekonomian negara berkembang bertumpu pada lahan pertanian, maka persebaran lahan pertanian yang luas dan padat pada peta dapat digunakan untuk mengetahui letak negara-negara berkembang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar