Sabtu, 14 Januari 2012

Program Beasiswa Indonesia-Jerman


Dalam menciptakan model Perguruan Tinggi yang bermutu, Kementerian Pendidikan Nasional (kini Kemendikbud= Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) bekerjasama dengan pemerintah Jerman di dalam memberikan beasiswa "debt swap" yakni program beasiswa IGDS: Indonesian-German Doctoral Scholarship. Program ini merupakan program pengurangan jumlah utang luar negeri Indonesia terhadap negara Jerman khususnya dalam bidang pendidikan.

Berikut fokus kajian yang ditawarkan:
01. Ekonomi dan keuangan fokus Pengentasan Kemiskinan
02. Perubahan iklim, lingkungan dan keanekaragaman hayati
03. Energi baru dan terbarukan, sumberdaya alam
04. Ketahanan dan keamanan pangan
05. Kesehatan, Penyakit Tropis, gizi dan obat-obatan
06. Pengelolaan dan Mitigasi Bencana
07. Integrasi Nasional dan harmonisasi sosial
08. Otonomi daerah dan desentralisasi
09. Seni dan Budaya/ Industri kreatif (culture technology)
10. Infrastuktur, Transportasi dan teknologi pertahanan (Satelit)
11. Teknologi Informasi dan komunikasi
12. Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa
13. Maritim, teknologi Maritim
14. Nano Teknologi

Persyaratan Peserta:
01. Dosen/calon dosen dengan gelar Magister (PNS/Non-PNS), di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
02. Calon dosen dari program "Fast track".
03. Magister lulusan dari dalam negeri maupun luar negeri yang direkomendasikan oleh PTN/PTS untuk menjadi dosen di lingkungannya.
04. Non-dosen yang merupakan staf dari Kementerian lainnya dengan sumber dana dari Kementerian yang berkepentingan.
05. Peserta calon Doktor:

-Memenuhi persyaratan akademik:

1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S2 > 3.20 untuk calon yang akan mengambil pola pembelajaran Graduate School, Research Program, Sandwich Program dan Double Degree Program.

2. IPK lulusan S1 min. 3.0 dan lulusan S2 min. 3.25 untuk calon yang akan mengambil pola pembelajaran Fast Track.

-Memenuhi persyaratan non-akademik:
A. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris setara TOEFL 550/IELTS 6.5
B. Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian.

3. Memiliki sikap/etika kerja dan sikap/etika penelitian yang baik untuk menunjang selama masa pembelajaran ataupun penelitian.

Dokumen yang harus disiapkan peserta:
01. Mengisi Form-A dari DIKTI (form dapat diunduh setelah join milis)
02. Curriculum Vitae (CV)
03. Menyertakan Proposal rencana usulan Disertasi/proposal penelitian dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jerman
04. Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Jerman Surat rekomendasi sekurang-kurangnya dari Dekan Fakultas dari perguruan tinggi di Indonesia
05. Surat Keterangan pengajar tetap yang dikeluarkan oleh Rektor perguruan tinggi di Indonesia
06. Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian (jika ada)
07. Fotokopi sertifikat pelatihan/penghargaan (jika ada)
08. Fotokopi ijazah pendidikan (S1 dan S2) yang telah dilegalisir
09. Fotokopi transkrip nilai pendidikan (S1 dan S2) yang telah dilegalisir
10. Pasfoto (3x4)
11. Fotokopi sertifikat kursus bahasa Jerman (jika ada)
12. Fotokopi sertifikat TOEFL/IELTS yang masih berlaku (Prediction TOEFL tidak diterima)
13. Peserta wajib menjalani ikatan kerja untuk menjadi dosen/staff di perguruan tinggi di Indonesia
14. Kelengkapan berkas dikirimkan ke alamat dibawah ini dan softcopy-nya dikirimkan juga ke email sekretariat: sekretariat.igpsp@gmail.com

Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi alamat ini: kemdiknas.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar