Rabu, 24 Agustus 2011

Pembungkus makanan dari Plastik

Saat kamu membungkus gelas atau mangkuk plastik dengan plastik pembungkus dan menekan pembungkusnya di pinggir, mengapa pembungkus tersebut tetap menempel?

Pembungkus makanan dari plastik mungkin mengandung bagian bermuatan saat kamu menarik panjang pembungkus dalam gulungan dari kemasannya. Muatan ini tertinggal disana saat proses fabrikasi: bagian dengan elektron berlebih bermuatan negatif dan bagian tanpa elektron bermuatan positif. bagian dengan muatan berbeda tanda saling tarik menarik, yang menjadi sebab mengapa pembungkus plastik akan melipat dirinya sendiri (sehingga tidak dapat dipakai) atau kembali ke gulungan.
Saat pembungkus makanan diletakkan di pinggiran mangkuk, muatan ditransfer antara kedua permukaan dalam apa yang disebut elektrifikasi kontak. Sebagai contoh, pembungkus makanan dapat menarik sebagian elektron di pinggiran mangkuk ke pembungkus makanan, menyisakan bagian pinggiran bermuatan positif. Pembungkus yang bermuatan negatif dan pinggiran mangkuk yang bermuatan positif akan saling tarik menarik.
Selain itu, ada lagi gaya tarik antar molekul yang disebut gaya van der Waals. Gaya ini dapat terjadi di pinggiran mangkuk dan pembungkus. Gaya ini disebabkan interaksi listrik dimana pemisahan muatan positif dan negatif yang sangat kecil dalam molekul di satu permukaan menyebabkan pemisahan muatan yang sama di molekul terdekat di permukaan lain. Tiap pemisahan muatan dikatakan sebagai dipol listrik, dan dipol di dua permukaan saling tarik satu sama lain. Walaupun lemah, daya tarik ini dapat membantu menahan pembungkus di pinggir mangkuk atau menyebabkan sang pembungkus memeluk sendiri pinggiran mangkuk itu.
Referensi
FlyingCircusofPhysics.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar