Sabtu, 13 Agustus 2011

Peraturan dalam Permainan Tenis

Bagi Anda yang baru pertama kali mengenal tenis lapangan, selamat bergabung. Anda tidak perlu bingung mempelajari hal-hal seputar tenis, karena kami akan mencoba semampu kami untuk menyediakan tutorial singkat mengenai tenis yang diharapkan dapat membantu Anda dalam mempelajari tenis lapangan.
Pada artikel kali ini kami akan mencoba membahas tentang peraturan dasar bermain tenis. Semoga dapat berguna bagi pembaca.
Peraturan Dasar Tenis Lapangan
Sebelum permainan dimulai, dilakukan penentuan siapa yang akan melakukan servis atau memilih sisi lapangan berdasarkan undian (bisa menggunakan koin atau lainnya). Setiap awal pertandingan, pemain selalu berada di sisi sebelah kanan lapangannya masing-masing. Pemain yang melakukan servis pertama (anggap saja pemain A) harus berada di belakang garis baseline ketika melakukan servis. Servis diarahkan secara diagonal ke lapangan pemain penerima bola (anggap saja B). Bola harus terlebih dahulu memantul satu kali sebelum dipukul pemain B. Dalam permainan ganda, rekan penerima bola tidak boleh menyentuh bola servis sebelum dipukul penerima (pemain B).

Pemain kehilangan poin apabila:
  1. bola yang dipukul keluar dari garis
  2. memukul bola dua kali
  3. bagian tubuh pemain termasuk pakaian dan asesoris menyentuh net atau sisi lapangan lawan
  4. memukul bola sebelum melewati net.
Perhitungan Skor
Perhitungan skor dalam tenis lapangan adalah sebagai berikut:
0Love
115
230
340
Apabila skor mencapai 40-40 dinamakan deuce. Pemain harus memenangkan dua poin lagi untuk memenangkan permainan. Pemain yang memasukan bola ketika kedudukan masih deuce mendapakatkan “ad” atau advantage (unggul). Jika pemain yang melakukan servis yang memperoleh nilai, disebut “ad in”, jika penerima yang memperoleh nilai, disebut “ad out”.
Untuk memenangkan satu set, Anda harus memenangkan 6 game dengan selisih 2 (kecuali menggunakan peraturan tie-break). Jadi Anda dapat memenangkan pertandingan dengan skor 6-4, 6-3, 6-2, 6-1, 6-0 tetapi tidak 6-5. Jika skor mencapai 6-5, game tambahan akan dimainkan hingga salah satu pemain unggul 2 game, jadi skornya menjadi 7-5, 8-6, 10-8.
Sistem tie-break digunakan untuk mencegah jumlah set yang terlalu banyak. Umumnya digunakan sistem 12 poin, jika game mencapai 6-6. Pemain pertama harus meraih 7 poin dengan selisih 2 poin dengan lawan untuk memenangkan set. Dan berakhir dengan skor 7-6.
Umumnya pertandingan internasional memainkan 3 set, walau terkadang tunggal/ganda putra memainkan 5 set.
Dalam permainan 3 set, pemain atau tim yang meraih 2 set terlebih dahulu menjadi pemenang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar